Serai merupakan tanaman rerumputan yang tidak asing lagi, khususnya dalam berbagai hidangan di Asia. Aroma lemon-nya yang khas dan segar menjadikannya tanaman herbal yang menambahkan cita rasa istimewa pada berbagai masakan. Serai telah dikenal selama lebih dari 2000 tahun terutama karena luasnya pemanfaatan yang ditawarkan. Iklim dan kondisi tanah Indonesia pun sebenarnya sangat cocok untuk pertumbuhan serai. Mari kita telusuri lebih lanjut asal-usul serta cara mudah budidaya serai!

Sekilas Sejarah Serai

Serai memiliki nama Latin Cymbopogon yang berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘kymbe’ (perahu) dan ‘pogon’ (janggut). Kedua kata ini dipilih karena bentuk panjang dan melengkung yang dimiliki oleh daun serai. Serai telah lama digunakan oleh suku Quilombolas di Brazil untuk menurunkan tekanan darah dan memberikan rasa tenang. Di India, tempat pertama kali serai dipercaya tumbuh, manfaat utama serai adalah sebagai tanaman obat untuk meredakan demam. Hingga saat ini, serai dibudidayakan secara luas terutama di Asia dan Amerika Latin karena segudang manfaatnya baik untuk industri pangan maupun non-pangan.

Teknik Budidaya

Iklim di Indonesia yang tropis dan hangat sudah cocok untuk pertumbuhan serai, sehingga yang diperlukan hanyalah teknik budidaya yang benar. Serai harus dibudidayakan di tempat yang terlindungi, namun masih mendapat paparan sinar matahari yang cukup. Tanah yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya adalah tanah yang kaya dan subur. Anda perlu menambahkan banyak zat organik baik dari kompos, daun, jerami, dan pupuk kandang sebelum mulai menanam serai.

Setelah tanah siap, mulailah dengan menabur biji serai di dalam pot atau wadah, kemudian pindahkan ke kebun setelah mulai tumbuh. Kubur biji dengan tidak terlalu dalam dan pastikan tanah lembab, tapi tidak terlalu basah. Biji akan mulai berkecambah setelah 5-15 hari. Ketika sudah dipindahkan ke kebun, hindari serangan dari siput.

Tanaman serai jarang berbunga, karena itu cara lain untuk membudidayakan serai adalah dengan mencangkok dari tanaman serai yang sudah dewasa di bagian akar ataupun batangnya. Seperti cara dengan biji serai, lakukan dengan tanah yang lembab di tempat yang hangat dan tertutup, dan Anda dapat melihat akar baru setelah 2 sampai 3 minggu. Siram tanaman dengan baik karena serai membutuhkan banyak air, terutama di masa awal pertumbuhan. Selain itu, pupuk juga sebaiknya ditambahkan setiap bulan. Jangan lupa memotong dedaunan jika sudah mulai bertumbuh banyak agar terlihat lebih rapi dan asri.

Teknik Panen dan Pemanfaatan

Daun serai yang sudah tumbuh baik dapat dipanen dan digunakan sesuai keinginan Anda. Setelah panen dapat disimpan di kulkas selama 2 minggu dengan membungkusnya dalam plastik terlebih dahulu. Daun ini sangat berharga di industri karena mengandung minyak atsiri yang diaplikasikan dalam industri makanan, minuman, wewangian, produk rumah tangga, produk kebersihan, farmasi, dan bahkan tembakau. Di rumah tangga, serai dapat Anda gunakan sebagai bumbu masak ataupun untuk membuat teh herbal yang menyehatkan dan baik diminum saat demam atau kembung.

Serai juga merupakan pilihan yang sangat baik untuk memastikan rumah Anda bebas nyamuk dan serangga lainnya. Selain itu, aroma khas dari serai juga membantu memberi efek tenang dan anti-depresi karena kandungan sitral tinggi yang dimilikinya.

Tanaman serai merupakan tanaman asli wilayah tropis sehingga pertumbuhannya di Indonesia sangat mudah dan menjanjikan. Setelah dipanen, serai dapat Anda manfaatkan untuk kesehatan Anda dan keluarga, maupun dibudidayakan dalam skala yang lebih besar untuk bisnis. Pastikan Anda memperhatikan tips budidaya serai yang telah dibagikan untuk memastikan pertumbuhan serai yang maksimal!

 

 

 

Bawang putih bisa dibilang salah satu bahan terpenting yang pasti ada di dapur Anda untuk memasak sehari-hari. Meskipun tidak sedikit orang yang tidak begitu menyukai flavornya yang kuat, berbagai hidangan yang kita nikmati tidak akan lengkap tanpa bumbu yang satu ini. Bawang putih bersama jenis-jenis bawang lain merupakan bagian dari kelompok sayuran bernama “allium”, yang dikenal karena kandungan senyawa bioaktif sulfurnya yang tinggi. Kandungan inilah yang memberikan bawang putih aroma yang tajam serta berbagai manfaat kesehatan. Bagaimana sejarah asal-usul bawang putih, dan bagaimana teknik budidayanya? Yuk, kenali bawang putih lebih lanjut!

Asal-Usul Bawang Putih

Percaya tidak percaya, bawang putih adalah salah satu tanaman terkuno yang telah digunakan dalam peradaban manusia untuk mengobati penyakit dan menjaga kesehatan. Bawang putih mulai digunakan di Mesir dan Yunani, juga di Roma, China, dan India. Lebih dari 5000 tahun yang lalu, bawang putih merupakan makanan wajib dalam pola makan budak Mesir karena dipercaya dapat meningkatkan produktivitas. Tentara dan atlet di Yunani kuno pun mengkonsumsi tanaman ini. Di Asia, kegunaan utama bawang putih pada awalnya adalah sebagai pengawet makanan. Setelah itu, manusia mulai semakin mengenal bawang putih sebagai pangan obat, di antaranya untuk masalah pencernaan, artritis, dan paru-paru. Sekarang, tentunya hampir semua dapur khususnya di Indonesia pasti menyimpan si kecil ajaib ini, meskipun terkadang kita menggunakannya tanpa menyadari berbagai manfaat yang dimilikinya untuk kesehatan. Membudidayakan bawang putih sendiri pun sebenarnya sangat sederhana. Selain hanya membutuhkan lahan yang kecil, bawang putih mudah tumbuh di musim apa saja dan mampu menangkal serangga di rumah Anda.

Teknik Budidaya

Bawang putih dapat tumbuh dari siung-siung tunggal yang dipecahkan dari umbinya. Ketika ditanam di tanah, siung tersebut dapat berkembang biak menjadi umbi yang baru. Untuk mulai menanam bawang putih, pilihlah tanah yang belum digunakan untuk tanaman lain yang serupa, seperti bawang putih itu sendiri ataupun bawang merah dan bawang bombay. Sebaiknya hindari juga lokasi dimana air mudah terkumpul untuk mencegah kebusukan dan penyakit.

Pastikan tanah yang Anda gunakan subur dan kering, dan bebas dari bebatuan sedalam 15 cm. Pupuki tanah Anda dengan kompos atau pupuk kandang dengan baik dengan kedalaman sedang. Kemudian, Anda siap menabur siung bawang putih Anda. Pisahkan masing-masing siung sejauh 10-15 cm dari satu sama lain dan tanam dengan posisi sisi lancipnya di atas. Doronglah siung 2-5 cm ke dalam tanah, kubur dengan baik, dan airi sedikit jika tanah terlalu kering.

Setelah Anda mulai melihat pertumbuhan daun, jangan lupa memberikan sedikit pupuk lagi. Jika Anda menemukan pertumbuhan bunga kecil, potonglah bunga-bunga tersebut untuk memastikan nutrisi yang diproduksi tanaman Anda terfokus pada umbi bawang putih saja. Setelah umbi mulai tumbuh, Anda tidak perlu mengairi tanaman lagi, karena umbinya akan lebih tahan lama jika dibiarkan dalam kondisi kering.

Teknik Pemanenan

Bawang putih siap dipanen ketika daunnya mulai kecoklatan. Galilah umbi dari dalam tanah dengan hati-hati, lalu biarkan mengering selama 2-3 minggu di tempat tertutup dengan sirkulasi udara yang baik. Pastikan agar bawang putih tidak terkena air hujan. Anda dapat mengikat umbi bawang putih bersama lalu menggantungkannya di tempat yang sejuk dan berangin. Bawang putih siap digunakan di dapur Anda, dan Anda juga dapat menyimpan beberapa siung untuk ditanam kembali.

Tips Penggunaan Bawang Putih

Bawang putih paling baik digunakan secara mentah untuk memaksimalkan zat gizi yang terkandung di dalamnya. Jika Anda tidak menyukai rasa dari bawang mentah, Anda dapat mengatasinya dengan menambahkan bawang putih sesaat sebelum proses memasak selesai, karena proses pemanasan yang terlalu lama dapat merusak kandungan gizi dari bawang putih dan menghasilkan flavor pahit. Sebaiknya bawang putih tidak terekspos panas selama lebih dari 15 menit. Sama halnya jika Anda ingin mencampur bawang putih dengan minyak, ataupun memanggang bawang putih tersebut. Pastikan Anda memilih suhu yang serendah mungkin untuk mendapatkan kualitas bawang putih maksimal baik dari segi gizi maupun flavornya.

Bawang putih merupakan tanaman yang mudah dibudidayakan, pemanfaatannya pun beragam dan Anda dapat mengikuti berbagai tips di atas baik untuk menanam ataupun menambahkan bawang putih ke dalam masakan sehari-hari Anda. Selamat mencoba!

 

 

 

 

Serai merupakan tanaman herbal yang dibudidayakan secara luas di daerah tropis dan subtropis untuk diambil minyaknya. Pasar dari minya serai sangat besar karena begitu banyaknya aplikasinya di berbagai industri, seperti industri farmasi, kosmetik, kebersihan, dan pangan. Di Asia Pasifik, India dan China merupakan pemain unggul dalam pasar minyak serai. Di Indonesia, kegunaan serai kebanyakan masih sebagai bumbu masak, namun dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan luasnya manfaat minyak serai, khususnya untuk kesehatan dan aromaterapi, minyak serai berpotensi untuk digunakan dalam berbagai industri lain.

Sekilas tentang minyak serai

Minyak serai merupakan minyak dengan aroma yang menyerupai lemon karena tingginya kandungan senyawa sitral (~75%) dalam minyak. Wujud fisik dari minyak serai adalah minyak berwarna kuning atau jingga, kental, dengan aroma kuat berkarakteristik segar, grassy, lemon-like, dan herbal. Selain sitral, kandungan lain dalam minyak serai adalah sitronellol, geraniol, geranial, neral, dan sitronellal, yang bersinergi membentuk aroma khas dari serai yang sering dimanfaatkan dalam wewangian.

Ekstraksi minyak serai

Untuk mendapatkan minyak serai, daun serai yang telah dipanen dilayukan, lalu didistilasi dengan uap sehingga didapatkan uap minyak serai yang nantinya dikondensasikan kembali ke wujud cair. Cara lain yang mulai banyak digunakan adalah ekstraksi dengan cairan superkritis. Metode ini dinilai lebih baik karena menghasilkan minyak serai dengan kualitas yang lebih stabil, karena metode ini tidak beroperasi pada suhu tinggi yang dapat merusak kualitas minyak. Minyak serai dapat digunakan secara utuh ataupun dipisahkan kembali bagian dominannya yaitu sitral. Sitral sendiri merupakan komponen penting dalam industri parfum, kosmetik, dan minuman.

Macam-macam kegunaan minyak serai

Dalam industri pangan, minyak serai digunakan sebagai perisa minuman, makanan pencuci mulut, permen, gelatin, puding, bumbu instan, serta produk daging olahan. Minyak serai juga tidak menunjukkan efek mutagenik maupun toksik pada tubuh sehingga diklaim aman untuk digunakan.

Dalam industri kimia, sitral diambil dari minyak serai dengan cara fraksinasi dan digunakan sebagai bahan awal untuk mensintesis berbagai zat kimia, terutama vitamin A dan E, yang banyak digunakan dalam industri farmasi. Selain itu, minyak serai juga merupakan bahan dengan biaya rendah untuk deodoran, lilin, deterjen, dan insektisida dengan memanfaatkan sifat antibakterialnya. Aroma serai yang menenangkan juga membuatnya berguna dalam aromaterapi, sekaligus untuk melancarkan peredaran darah dan merenggangkan ketegangan otot. Dalam industri kecantikan, uap dari minyak serai juga digunakan untuk mengencangkan dan memperbaiki kulit berminyak.

Oleoresin serai

Selain minyak, produk lain dari serai adalah oleoresin, yaitu campuran antara minyak dan resin dari tanaman serai yang diekstraksi menggunakan pelarut seperti campuran heksan dan aseton. Oleoresin ini dapat dilarutkan dalam minyak sayur dan aplikasinya lebih berfokus pada industri pangan.

Oleoresin serai memiliki karakteristik berupa cairan kental hijau tua dengan aroma yang sama dengan tanaman aslinya. Oleoresin ini banyak dimanfaatkan dalam produksi pangan olahan bercitarasa Asia di daerah dimana tanaman serai tidak mudah ditemukan, misalnya di belahan dunia bagian Barat. Dengan begitu, masyarakat Barat yang ingin menikmati makanan khas Asia tidak perlu kesulitan mencari tanaman serai untuk ditambahkan sebagai bumbu masak mereka. Oleoresin serai merupakan pilihan yang mudah dan praktis untuk menghasilkan cita rasa yang sama dengan tanaman serai dengan umur simpan yang lebih panjang juga.

Saat ini, pasar untuk minyak serai terutama meningkat karena semakin sadarnya masyarakat akan manfaat kesehatan yang dimiliki oleh serai. Citarasa khas dari serai juga membuatnya diminati khususnya di negara-negara yang tidak membudidayakan serai secara alami, seperti negara bagian Barat. Tentunya, produk minyak maupun oleoresin dari serai merupakan potensi bisnis yang menggiurkan.

Kita membutuhkan hobi untuk menenangkan pikiran atau berkreasi di dunia yang dia sukai karena pada dasarnya hobi merupakan wadah seseorang dalam mengembangkan diri. Namun kadang hobi bisa menjadi peluang usaha yang jika ditekuni dengan serius akan menghasilkan sesuatu yang fantastis. Berkebun misalnya, walau terlihat sederhana di mata orang lain tetapi bagi mereka yang melihatnya dengan kacamata bisnis tentu akan sangat potensial untuk dikembangkan.

Dengan keindahan tanaman-tanaman hias yang menarik perhatian tersebut tentu kita bisa mengubahnya menjadi ladang bisnis yang menjanjikan bukan? Apalagi jika kamu tinggal di daerah perkotaan yang notabene jarang ditanami tanaman hias, kamu bisa merubah peluang ini menjadi bisnis yang menjanjikan. Kali ini kami akan memberikan apa saja bisnis tanaman hias yang dapat kamu lakukan beserta cara memulainya.

Menjual Tanaman Hias

Usaha jenis ini mungkin sudah sangat familiar bagimu atau mungkin kamu sudah pernah mencobanya tetapi gagal ditengah jalan. Tentu saja menjalankan usaha ini kita harus menghadapi tantangan yang besar untuk bisa sukses karena bisnis ini termasuk bisnis yang tinggi persaingannya. Tidak hanya pesaing, memulai bisnis ini sebagai pemula membuatmu berhadapan dengan masalah-masalah yang tidak mudah untuk diselesaikan. Mulai dari masalah lahan yang membutuhkan area yang luas untuk memajang tanaman hiasmu, serangan hama yang sering terjadi pada bunga tertentu, hingga lokasi yang tidak strategis untuk menjalankan bisnis ini seringkali menjadi alasan banyaknya pebisnis tanaman hias berhenti ditengah jalan.

Namun masalah diatas bisa diatasi dengan membangun kerja sama dengan pengepul tanaman hias atau dengan sesama penjual tanaman hias sehingga tercipta jaringan pemasaran yang kokoh. Ada baiknya juga kamu hanya fokus menjual beberapa tanaman hias saja dan lebih peka terhadap trend dan perkembangan pasar agar dapat menyediakan apa yang dicari oleh konsumen. Selain berkutat dengan metode pemasaran kamu juga harus sering mempromosikan tanaman hiasmu ke masyarakat. Cara yang paling jitu adalah dengan mengikuti berbagai perlombaan tanaman hias, jika kamu memenangkan perlombaan ini maka sedikit demi sedikit bisnismu akan dikenal oleh konsumen.

Usaha Penyewaan Tanaman Hias

Sebenarnya usaha menyewa tanaman hias adalah usaha sampingan yang bisa kamu lakukan jika bisnis tanaman hiasmu sedang sepi pembeli. Namun jangan salah sangka, jika kamu mempunyai koleksi tanaman hias yang lumayan banyak dan menarik tentunya maka bukan tidak mungkin kamu akan mengalihkan usahamu dari yang dulunya sebagai penjual menjadi penyewa tanaman hias. Perusahaan kantoran, instansi pemerintah hingga hotel-hotel kelas atas akan dengan senang hati menyewa tanaman-tanaman hiasmu untuk memperindah ruangan mereka. Biaya yang dikeluarkan untuk bisnis ini pun terbilang murah, kamu hanya perlu mengeluarkan biaya untuk perawatan dan antar jemput tanaman hias.

Beberapa tanaman hias yang dapat kamu rentalkan ialah seperti mawar, palem-paleman, aglaonema, krisan hingga tanaman epifit seperti anggrek. Harga sewa tanaman hias pun terbilang mahal, untuk kategori tanaman kecil saja kamu bisa mematok harga dikisaran Rp. 25.000 – Rp.30.000 per bucketnya. Harga sewa untuk tanaman yang berukuran besar dan biasa dipakai di luar ruangan bisa mencapai Rp. 150.000. Permintaan penyewaan tanaman hias  bahkan meningkat saat banyak acara atau perayaan agama maupun tradisi diadakan. Pihak penyelenggara acara pasti akan sangat mengandalkan bisnis ini saat mendekorasi tata panggung, tentu peluang seperti ini akan sangat bernilai jika kamu pandai dalam memanfaatkannya.

Perlu diperhatikan bahwa tanaman yang akan dikirim ke pelanggan haruslah diperiksa terlebih dahulu kualitasnya sehingga tidak memberikan pelayanan yang buruk kepada pelanggan. Dengan menjaga kualitas tanaman hias yang selalu segar dan menarik di pandang maka kesempatan untuk menjadi penyewa tetap tanaman hias suatu perusahaan akan kamu dapatkan.

Usaha Pembibitan Tanaman Hias

Jika bisnis penjualan tanaman hias memiliki persaingan yang tinggi lain halnya dengan usaha pembibitan tanaman hias. Tidak banyak petani yang memilih untuk membuka usaha pembibitan tanaman hias. Walau terjadi kenaikan permintaan akan tanaman hias tetapi tidak diiringi dengan berkembangnya usaha pembibitan tanaman tersebut. Salah satu penyebab terbesarnya adalah kurang meratanya penyebaran informasi mengenai cara-cara perbanyakan tanaman hias di kalangan petani. Bibit-bibit tanaman hias yang sering kita temui di pasaran kebanyakan berasal dari perusahaan-perusahaan pembibitan besar di Indonesia. Dengan kondisi yang demikian sudah jelas bahwa peluang bisnis pembibitan tanaman hias sangat terbuka lebar untuk kamu coba.

Untuk memulai usaha ini tidaklah dibutuhkan lahan yang luas dan modal yang besar karena kita hanya berkutat dengan bibit tanaman. Cukup dengan memanfaatkan halaman rumah maka kamu sudah bisa memulai bisnis ini. Hal yang harus kamu pertimbangkan adalah teknik perbanyakan tanaman hias yang paling efektif. Tidak ada salahnya kamu bergabung atau berhubungan dengan komunitas pembibitan tanaman hias untuk menambah wawasanmu.

tanaman-hias-kaktus-dalam-pot

Bisnis tanaman hias memang memiliki prospek yan cerah jika kamu serius menjalaninya. Namun memasuki pasar yang memiliki persaingan tinggi dengan jalan berliku bukanlah hal yang mudah untuk dilewati. Oleh sebab itu kamu harus punya cara yang efektif untuk bertahan di bisnis ini. Gunakan seluruh metode pemasaran yang terbaik agar bisnismu dilirik oleh konsumen. Jika bisnismu mulai dikenal oleh konsumen maka kamu sudah mempunyai jaringan pemasaran yang kokoh yang menjadi modalmu untuk bertahan di bisnis tanaman hias ini.

Cabai dikenal sebagai salah satu makanan terpedas di dunia. Di Indonesia sendiri, kita mengenal ada banyak jenis cabai seperti cabai rawit, cabai merah, cabai hijau, cabai gendot hingga cabai keriting. Kesemua jenis cabai memberikan cita rasa pedas yang berbeda. Jika anda merasa bahwa cabai rawit sudah yang paling pedas, maka anda salah.

Sensasi pedas yang ditimbulkan oleh cabai rawit nyatanya kalah pedas dengan 5 cabai yang berikut ini.

5 Cabai Paling Pedas Di Dunia

Cabai Setan

Cabai Setan atau ghost chili merupakan salah satu cabai terpedas di dunia. Tingkat kepedasan mulai dari 330.000 sampai 1.000.000 Skala Scoville. Meski berasal dari wilayah Bangladesh, namun anda sudah bisa menemukannya di pasar-pasar tradisional Indonesia.

Ghost chili memiliki bentuk fisik yang berkeriput dengan ukuran yang kecil. Bentuknya yang terbilang unik membuat cabai ini dapat digunakan sebagai tanaman hias hingga kebutuhan dapur. Petani di indonesia sendiri telah banyak yang membudidayakannya. Jika tertarik, anda sudah bisa memesan cabai setan via online.

Cabai Naga Viper

Cabai terpedas yang selanjutnya adalah cabai naga viper. Saking pedasnya, jenis cabai ini bahkan pernah mendapatkan predikat sebagai cabai paling pedas sedunia pada tahun 2012. Tingkat kepedasan cabai naga viper mencapai angka 1.300.000 Skala Scoville.

Cabai naga viper memiliki rasa pedas yang sangat tajam bahkan terasa seperti membakar lidah. Cabai tepedas ini ditemukan oleh seorang petani cabai dari negara Inggris yang melakukan penyilangan pada 3 jenis cabai yang berbeda.  Karena terlalu pedas, citarasa dari cabai ini bahkan masih bertahan berjam-jam setelahnya.

Cabai Seven Pot Douglah

Cabai dengan warna kulit cokelat gelap atau ungu gelap ini merupakan salah satu cabai terpedas di dunia. Adapun tingkat kepedasannya mencapai 1.853.936 Skala Scoville. Cabai yang juga populer dengan sebutan Chocolate 7 Pod ini tergolong sebagai cabai langka.

Dengan citarasanya yang pedas, seven Pot Douglah pernah dinobatkan sebagai cabai terpedas nomor 3 di dunia pada tahun 2015.

Trinidad Morugo Scorpion

Cabai dengan ukuran sebesar biji bola golf ini memiliki tingkat kepedasan 2.009.231 Skala Scoville. Cabai ini berasal dari Republic Trinidad dan Tobago yang terdapat di wilayah Moruga. Satu gigitan saja, cabai ini mampu membuat lidah terasa terbakar.

New Mexico State University merupakan peneliti tingkat kepedasan cabai Trinidad Morugo Scorpion. Para peneliti sempat merasakan panasnya cabai di kulit tangan saat melakukan panen. Rasa panas dihasilkan dari zat capsaicin yang menetes dan menembus sarung tangan yang para peneliti pakai.

Dragon’s Breath

Jenis cabai yang satu ini tidak kalah kecil dari cabai rawit. Meski demikian, tingkat pedasnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Nama Dragon’s Breath sendiri  berasal dari warisan budaya Wales. Cabai ini dinobatkan sebagai cabai terpedas di dunia dengan tingkat kepedasan mencapai 2.480.000 Skala Scoville.

Tingkat kepedasan yang diluar nalar membuat cabai Dragon’s Breath tidak bisa dimakan. Para ahli percaya, cabai ini dapat menyebabkan terjadinya syok anafilaktik. Syok anafilaktik adalah suatu reaksi alergi berat yang bahkan dapat mengancam nyawa penderitanya.

Skala Scoville Ukuran Cabai Paling Pedas Di Dunia

Tingkat kepedasan cabai dihitung menggunakan Skala Scoville yang merupakan tolak ukur tingkat kepedasan dari sebuah cabai. Untuk cabai rawit yang biasa kita makan, tingkat kepedasannya mencapai 50.000 sampai 100.000 Skala Scoville. Tingkat kepedasan ini tentu sangat jauh dibandingkan dengan 5 cabai terpedas di atas.

 

Iklim Indonesia cukup cocok untuk budidaya kiwi (Actinidia deliciosa). Buah dengan kulit berwarna kecoklatan dan daging buahnya berwarna hijau terang dan keemasan ini terdapat biji – biji kecil berwarna hitam didalamnya. Buah kiwi adalah salah satu buah tropis yang berasal dari daerah Shaanxi, di dataran Cina.

Buah kiwi selain nikmat disantap segar, juga banyak di olah sebagai bahan utama ataupun sebagai bahan pelengkap berbagai jenis olahan kuliner yang segar dan lezat.

Bentuk buahnya bulat oval dan besarnya sebesar telur bebek berukuran sekitar 5 – 6cm dengan diameter 4 – 5cm. Rasa buahnya asam dan segar, dengan textur buah halus dan lembut. Buah kiwi secara umum ada 2 jenis, yaitu kiwi hijau (green kiwi) dan kiwi keemasan (golden kiwi).

Di Indonesia dengan keadaan tanah yang subur dan iklim yang mendukung menjadikan buah kiwi salah satu tanaman buah yang cocok untuk dibudidayakan. Berikut ini mari kita ikuti bagaimana cara praktis budidaya buah kiwi.

Langkah – langkah budidaya kiwi:

  1. Mempersiapkan Lahan Tanam

Untuk mempersiapkan lahan tanam, ikuti langkah – langkah dibawah ini:

Akan lebih baik jika penanaman dilakukan 2 minggu setelah persiapan lahan, oleh sebab itu sambil mempersiapkan lahan kita bisa melakukan pembibitan.

  1. Mempersiapkan Benih atau Pembibitan

Untuk proses pembenihan atau pembibitan, usahakan dalam keadaan suhu yang sejuk, yaitu tidak terlalu panas dan tidak terlalau dingin. Cara pembibitannya yaitu dengan menyemai biji – bijinya.

  1. Memulai Penanaman

Setelah tanaman tumbuh daun yang agak banyak dan batangnya dirasa lebih kuat, maka pindahkan ke lahan yang sudah di persiapkan sebelumnya.

Langkah – langkahnya:

  1. Pemeliharaan atau Perawatan

Untuk pemeliharaan pohon kiwi tidak terlalu sulit. Hanya perlu mengikuti langkah – langkah di bawah ini:

  1. Memanen Buah Kiwi

Tanda – tanda buah kiwi yang telah siap untuk dipanen adalah sebagai berikut:

Setelah berusia 2 tahun, satu pohon kiwi bisa menghasilkan 5 kg buah dan buah kiwi bisa di panen setiap 2 bulan sekali.

Buah kiwi mengandung vitamin B1, B2, B6, C dan vitamin E, selain itu kaya akan energi, karbohidrat, magnesium, fosfor, kalium, natriun dan serat yang tinggi. Dengan segudang manfaat bagi tubuh manusia, buah kiwi mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Di pasaran harga per kilo buah kiwi lebih tinggi jika di bandingkan dengan harga buah apel, jeruk, pisang dan beberapa buah lainnya.

Bagaiman, apakah anda tertarik untuk mulai budidaya kiwi? Selamat mencoba.

 

Bisnis menggiurkan, Ternyata menanam kangkung meraup omzet jutaan rupiah per bulannya

Kangkung, sebuah tanaman yang sudah sangat erat di hati masyarakat Indonesia baik itu kalangan bawah maupun kalangan atas. Rasanya yang enak, cara memasaknya yang juga terbilang sederhana hingga khasiatnya untuk kesehatan telah mendorong masyarakat Indonesia menjadi salah satu Negara pengonsumsi sayur kangkung terbesar di dunia. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya kangkung di pasar-pasar tradisional, bahkan kita juga dengan mudah menemukan kangkung yang belum dipanen di irigasi jika tinggal di daerah perdesaan.

Nah, Walau kangkung sudah sangat familiar di kalangan konsumen namun nyatanya kangkung masih sangat minim mendapatkan perhatian petani. Tidak heran memang melihat harga kangkung yang terbilang murah di pasaran. Di tingkat petani kangkung biasa dihargai di kisaran Rp.700 – Rp.800 dan di tingkat pengecer dihargai Rp.1000 – Rp.1500 saja per ikatnya. Tentu dengan harga tersebut petani tidak akan mampu menghidupi dirinya sendiri sehingga lebih memilih komoditas lain yang bernilai tinggi seperti tomat, cabe, atau selada. Tapi harga tersebut didapatkan jika hanya mengandalkan metode tradisional dalam budidayanya, bagaimana jika kamu terapkan teknologi pertanian ke sebuah tanaman kangkung? Mari kita bahas secara mendalam pada kesempatan kali ini.

Kangkung Hidroponik

Entah kenapa tumbuhan apapun jenisnya jika sudah dibudidayakan dengan metode hidroponik pasti akan lebih bernilai di mata konsumen khususnya konsumen yang berada dikalangan atas. Sama halnya dengan kangkung yang biasanya mendapat label sederhana di mata konsumen namun jika sudah bercap hidroponik harganya pun melonjak tinggi. Kangkung juga termasuk sayuran yang sangat mudah perawatannya dan memiliki periode panen yang sangat singkat yaitu hanya 30 hari saja. Sehingga jika kamu gabungkan dengan teknologi hidroponik maka kamu bisa mendapatkan hasil yang sangat memuaskan.

Salah satu petani yang berhasil menerapkan metode kangkung hidroponik ini adalah Charlie Tjendrapati yang juga salah satu penggiat hidroponik terkemuka di Indonesia. Walau dengan modal awal yang cukup besar pada tahun pertama namun biaya produksinya akan berkurang di tahun kedua.

Kini dia bisa duduk dengan tenang melihat hasil jerih payahnya berubah menjadi uang yang tidak sedikit jumlahnya. Ya, omzet bisnis kangkung hidroponiknya bisa mencapai Rp. 97.200.000 per bulannya. Bahkan kesuksesannya ini mengundang banyak pujian dan decak kagum dari sebagain besar penggiat hidroponik dan pecinta tanaman dari seluruh Indonesia.

Kiat Memulai Usaha Kangkung Hidroponik

Contoh bisnis yang telah maju milik Charlie tadi bisa kamu lakukan jika sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman yang tinggi di bidang hidroponik. Jika kamu masih pemula atau penggiat yang belum memiliki pengalaman yang cukup kamu bisa mencobanya dulu di rumah dengan membuat instalasi hidroponik secara sederhana dengan baskom. Walau tampak sederhana namun jika kamu tekun menjalaninya maka kamu akan membentuk jaringan pemasaran yang baik walau dalam skala kecil. Saat pengetahuan dan pengalamanmu dirasa sudah cukup begitu juga dengan modalnya, kamu bisa melanjutkan bisnismu ke tahap komersial dengan mengganti wadah yang tadinya menggunakkan baskom diganti dengan pipa paralon.

Pemilihan pipa paralon sebagai wadah dengan tujuan untuk menghemat ruang karena dengan penataan ruang yang tepat, pipa paralon dapat disusun vertikal keatas. Tentu dengan penataan seperti ini akan meningkatkan hasil panen karena setiap lubang (netpot) yang tersedia dapat terisi hingga 5 tanaman kangkung. Dan hal yang paling penting untuk dipertimbangkan adalah masalah nutrisinya, kamu bisa mendapatkannya di toko pertanian terdekat namun dengan harga yang mungkin kurang bersahabat. Ada baiknya jika kamu mulai mempelajari cara membuat nutrisi hidroponikmu sendiri karena selain murah kamu juga bisa mengatur sendiri kadar nutrisi yang sesuai untuk tanaman kangkungmu.

Pemasaran Kangkung Hidroponik

Pangsa pasar kangkung hidroponik mungkin sedikit berbeda dari kangkung biasa, Hal ini disebabkan oleh tingginya kualitas nutirisi, kesegaran, dan kelezatannya daripada kangkung yang dibudidayakan secara konvensional. Namun bukan berarti kamu tidak bisa menjualnya ke pasar-pasar tradisional, jika kamu memiliki jaringan yang luas kamu bisa bekerja sama dengan para pengecer agar tercipta harga yang semestinya untuk hasil panenmu.

Kamu juga dapat menjalin kerja sama dengan pelaku bisnis makanan terdekat, tentu hal ini dapat menjadi pijakan awal untuk mengembangkan bisnismu. Akan lebih baik lagi jika kamu menambah nilai jualnya dengan memberikan kemasan yang memperpanjang masa konsumsinya karena kangkung termasuk sayuran yang cepat mengalami kelayuan.

Teknologi hidroponik yang diterapkan kepada sayur kangkung dapat menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan. Terlebih sayuran ini termasuk sayuran yang cepat periode panennya dan mudah perawatannya sehingga kamu tidak perlu ambil pusing akan serangan hama dan hal-hal lainnya. Jika kamu tekun menjalani usaha ini dan menemukan pasar yang tepat untuk hasil panenmu maka keuntungan bisnis ini akan mengalir deras ke dompetmu.

Tanaman pisang (Musa Acuminata) adalah tanaman tropis yang berasal sari Asia Tenggara. Berbatang tunggal, berdaun lebar dan besar memanjang. Buah pisang yang mentah berkulit hijau dengan daging yang keras, sedangkan yang sudah matang kulitnya akan berwarna kuning dengan daging lembut dan manis. Buah pisang tersusun pada tandan, berkelompok – kelompok seperti jari atau sisir.

Tanaman pisang banyak dibudidayakan baik dalam sekala perkebunan besar maupun di kebun atau pekarangan yang tidak terlampau luas. Oleh sebab itu buah pisang mudah kita dapatkan dimanapun juga, baik di pasar tradisoinal, di pedagang pingir jalan hingga ke supermarket. Buah pisang termasuk buah dengan harga yang terjangkau serta memiliki kandungan nutrisi yang kaya manfaat, menjadikan pisang sebagai buah favorit semua orang.

Pisang termasuk mudah tumbuh dimana saja, ditanah subur Indonesia. Bagaimana kalau kita mencoba untuk bertanam pisang. Dalam tulisan ini saya merangkum 5 langkah menanam pisang, silahkan simak, siapa tau anda ingin mencoba menanam di belakang rumah anda.

Langkah Menanam Pisang

1. Langkah Pertama – Mempersiapkan Bibit

Pada umumnya memperbanyak pohon pisang dengan cara menggunakan anakan atau tunas (vegetataif). Langkah – langkahnya adalah sebagai berikut:

2. Langkah Kedua – Mempersiapkan Lahan

Agar bibit tumbuh dengan baik dan mendapatkan hasil yang optimal, maka persiapan lahan harus dilakukan dengan baik pula dengan langkah – langkah seperti dibawah ini:

3. Langkah Ketiga – Menanam

Langkah berikutnya adalah memindahkan bibit ke media tanah yang telah disiapkan.
Ikuti langkah – langkah menanam sebagai berikut:

4. Langkah Keempat – Melakukan Perawatan

Beberapa langkah pemeliharaan pohon pisang yang harus dilakukan untuk mendapatkan pisang yang sehat dan cepat berbuah, langkah – langkahnya adalah sebagai berikut:

5. Langkah Kelima – Memanen Hasil

Langkah terakhir adalah memanen. Setelah usia pohon pisang lebih kurang 1 tahun, kemudian terlihat ciri – ciri seperti daun bendera yang mengering, buah telah mencapai usia minimal 80 hari, dan buah dengan siku – siku yang hampir bulat. Anda dapat memanennya dengan cara memotong tandan pisang dari pangkalnya yang teratas dengan jarak 30cm. kemudian simpan pisang dengan posisi terbalik agar getah dari potongan tersebut tidak jatuh ke buah.

Nah demikianlah rangkuman 5 langkah bercocok tanam pisang agar cepat berbuah. Jika anda mempunyai lahan kosong di pekarangan rumah anda, tidak ada salahnya bukan untuk mencoba menanam pohon pisang? Karena kita semua tau bahwa pisang adalah buah yang sangat banyak khasiatnya untuk kesehatan tubuh kita. Selamat mencoba.

Buah jeruk selalu kita jumpai setiap hari di pasar, supermarket ataupun pedagang di pinggir jalan. Jeruk seolah tidak ada musimnya karena selalu ada sepanjang tahun.

Jeruk (Citrus) adalah buah yang dagingnya mempunyai rasa asam dan segar, namun ada beberapa jenis jeruk yang rasanya manis. Rasa asam pada jeruk di sebabkan oleh kandungan asam sitrat yang terdapat pada semua jenis jeruk.

Jeruk berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara. Jeruk mempunyai banyak jenis, hal ini disebabkan oleh perkawinan silang antar jenis jeruk yang berbeda dan menghasilkan spesies baru, memiliki karakter khas yang berbeda dari indukan lamanya. Oleh sebab itulah tidak di ketahui dengan jelas ada berapa jenis jeruk saat ini.

Jeruk sangat kaya akan vitamin C. Adapun manfaat jeruk bagi manusia adalah sangat banyak dan beragam, di antaranya daging jeruk dapat di makan langsung, dapat juga dijadikan campuran minuman, campuran makanan,dan dijadikan campuran kosmetik. Kulit jeruk dapat dijadikan sebagai obat tradisional sementara daunnya di jadikan rempah untuk memasak.

Pasti akan sangat senang sekali seandainya di sekitas pekarangan rumah terdapat pot – pot yang berisi pohon jeruk dengan buah yang lebat dan manis, berikut ada beberapa tips jitu menanam jeruk manis di pot. Berikut beberapa tipsnya.

Berikut ini Tips Jitu Menanam Jeruk Manis Dalam Pot

1. Gunakan Sistim Vegetatif atau Okulasi

Bibit jeruk dapat diperoleh secara generatif (dengn biji) dan Vegetatif (dengan okulasi/cangkok).

2. Gunakan Tanah Kebun yang Subur

 

3. Teknik Penanaman yang Benar

Pada saat penanaman ada beberapa teknik yang harus diperhatikan, antara lain:

 

4. Teknik Perawatan yang Benar dan Teratur

Ada beberapa teknik perawatan yang benar, antara lain:

5. Teknik Panen yang Benar

Teknik panen yang harus di perhatikan antara lain:

Nah, setelah membaca beberapa teknik yang ditulis diatas silahkan anda mulai mencoba menanam jeruk manis di dalam pot, akan terlihat indah dan menimbulkan kepuasan tersendiri jika berhasil panen dengan buah yang banyak dan manis.

Demikianlah artikel singkat tentang beberapa tips jitu menanam jeruk manis di pot ini, semoga bermanfaat. Selamat mencoba.